KENDARI, WAJAH SULTRA, COM–Rumah bukan sekadar tempat berteduh, tetapi juga menjadi titik awal bagi keluarga untuk membangun kehidupan yang lebih sejahtera. Berangkat dari pemikiran itu, Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka (ASR) meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota serius mengawal program perumahan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Menurut ASR, program bantuan perumahan tidak boleh hanya dipandang sebagai upaya memperbaiki kondisi hunian masyarakat berpenghasilan rendah. Lebih dari itu, pembangunan dan perbaikan rumah dapat menjadi penggerak ekonomi daerah melalui penyerapan tenaga kerja, peningkatan permintaan material bangunan, serta tumbuhnya aktivitas usaha masyarakat.
“Kalau ingin menyelesaikan masalah kesejahteraan, maka kita harus memulai kesejahteraan itu dari rumah. Maka selesaikanlah dulu rumah,” tegasnya dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), dan Kredit Program Perumahan (KPP) Tahun Anggaran 2026 di Sultra, Senin (12/10/2026)
ASR menekankan, besarnya dukungan pemerintah pusat harus diimbangi dengan keseriusan pemerintah daerah, perbankan, dan pengembang dalam menuntaskan berbagai kendala di lapangan. Ia meminta bupati dan wali kota memberikan fasilitas sesuai kewenangan masing-masing agar proses pembangunan maupun penyaluran bantuan tidak terhambat persoalan administratif.
Apabila kendala yang dihadapi berada di luar kewenangan pemerintah kabupaten dan kota, ia meminta agar persoalan tersebut segera dilaporkan kepada pemerintah provinsi untuk dicarikan solusi. (***)












