BERITA UTAMA

Gubernur ASR Ajak Golkar Bersinergi Dukung Pembangunan Sultra

3
×

Gubernur ASR Ajak Golkar Bersinergi Dukung Pembangunan Sultra

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka (ASR), mengajak seluruh kader Partai Golkar memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mendukung percepatan pembangunan di Sulawesi Tenggara.

KOLAKA, WAJAH SULTRA, COM– Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka (ASR), mengajak seluruh kader Partai Golkar memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mendukung percepatan pembangunan di Sulawesi Tenggara.

Ajakan tersebut disampaikan Gubernur ASR saat menghadiri pelantikan pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara dan DPD Partai Golkar kabupaten/kota se-Sultra di Alun-alun 19 November Kolaka, Minggu 1 November 2026.

Dalam sambutannya, ASR mengapresiasi pelaksanaan pelantikan tersebut. Ia menilai, kegiatan itu bukan sekadar pergantian kepengurusan, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen organisasi dan meningkatkan pengabdian kepada masyarakat.

Ia juga menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus yang dilantik untuk periode 2025–2030. ASR berharap kepengurusan baru dapat menjalankan amanah organisasi serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.

Menurutnya, partai politik memiliki peran strategis dalam kehidupan demokrasi, mulai dari menyalurkan aspirasi masyarakat, melahirkan kebijakan, memberikan pendidikan politik, hingga mendorong pembangunan yang berpihak pada kepentingan publik.

Dalam upaya membangun Sultra, pemerintah provinsi telah menetapkan empat sektor prioritas, yakni pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan ketahanan pangan berbasis agro-maritim. Keempat sektor tersebut menjadi fokus untuk mewujudkan Sulawesi Tenggara yang maju, aman, sejahtera, dan religius.

ASR menegaskan, pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk partai politik, agar berbagai program pembangunan dapat berjalan optimal.

Karena itu, Pemprov Sultra terbuka terhadap kritik dan masukan konstruktif. Menurutnya, perbedaan organisasi maupun pilihan politik tidak seharusnya menjadi penghalang untuk bekerja sama demi kepentingan masyarakat.

Ia menjelaskan, sinergi bukan berarti semua pihak harus memiliki pandangan yang sama. Namun, diperlukan kesediaan untuk saling mendukung, melengkapi, dan menguatkan dengan tetap berpedoman pada aturan hukum serta menghormati perbedaan. (***)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *