KENDARI, WAJAH SULTRA, COM–Pemerintah Kota Kendari berencana untuk membangun RSUD Kota Kendari type B Pendidikan.
Hal tersebut dikarenakan menimbang dan melihat situasi sejumlah ruang yang selalu penuh pasien dan menjawab keluhan masyarakat yang tidak bisa dirawat di RSUD Kota Kendari karena kekurangan tempat tidur.
Wali Kota Kendari Siska Karina Imran mengatakan, pihaknya sudah melihat pelayanan di Poli syaraf, ICU, UGD dan terkahir di ruang rapat di gedung baru dan gedung PMCC dan akan melengkapi sejumlah fasilitas terkait penerapan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) bulan Juli mendatang.
Siska tegaskan bahwa sudah saatnya semua pemangku kepentingan di rumah sakit Kota Kendari harus punya visi yang sama untuk meningkatkan pelayanan di RSUD Kota.
“Hari ini kita mulai semua harus kita siapkan, mulai dari alkes, fasilitas lainnya dan yang terbesar lagi kita InsyaAllah akan direncanakan dan akan memberikan usulan pada pak menteri dan akan dirancang oleh arsitek lokal kita anak daerah Sulawesi Tenggara,” ungkap Siska Karina Imran (19/5/25)
Ia menambahkan, terdapat 21 peraturan Menteri Kesehatan yang harus distandarisasi, karena hal tersebut erat kaitannya dengan akreditasi, pengusulan anggaran, BPJS dan terbaru KRIS mengacu pada aturan tersebut.
Selain itu, Arsitek yang mendesain bangunan RSUD Kota Kendari Alim Bahri, dalam persentase memaparkan rencana bertahap pembangunan RSUD akan dilakukan dalam beberapa tahan, dimulai dari bagian depan, sehingga bangunan rumah sakit nampak megah dan dilengkapi dengan berbagai ruangan penunjang.
“Mendesain rumah sakit itu, tidak sama dengan mendesain bangunan biasa, karena dia punya keterkaitan antara ruang, antara bangunan yang terintegrasi, dan pelaksanaan bertahap,” ungkap Alim . (Ariani)












