BERITA UTAMA

Pemkot Kendari Sediakan Bursa Kerja Dengan Kuota 300 Loker

16
×

Pemkot Kendari Sediakan Bursa Kerja Dengan Kuota 300 Loker

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Nakerperind Kota Kendari, Dr. Farida Agustina, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi dan inovasi antara tiga pilar utama pembangunan ketenagakerjaan, yaitu pemerintah, pengusaha, dan pencari kerja

KENDARI, WAJAH SULTRA, COM–Untuk menekan angka pengangguran terbuka di Kota Kendari, Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperind) akan menggelar bursa kerja pada Jumat, 25 Juli 2025 mendatang, disalah satu hotel Dikota Kendari.

Kegiatan ini akan menghadirkan sekitar 17 perusahaan yang siap membuka lebih dari 300 lowongan kerja (loker) bagi pencari kerja, dengan prioritas utama pada 35 peserta pelatihan manajemen perkantoran berbasis kompetensi serta masyarakat Kota Kendari secara umum.

Kepala Dinas Nakerperind Kota Kendari, Dr. Farida Agustina, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi dan inovasi antara tiga pilar utama pembangunan ketenagakerjaan, yaitu pemerintah, pengusaha, dan pencari kerja.

“Melalui pelatihan dan penempatan tenaga kerja berbasis kompetensi, ini adalah bentuk nyata perhatian Pemerintah Kota Kendari terhadap masalah pengangguran. Bursa kerja ini bukan hanya rekrutmen biasa, tetapi hasil dari proses pembinaan dan pelatihan yang terstruktur,” kata Farida Agustina (22/7/25).

Menurutnya, Pemerintah Kota Kendari memiliki komitmen kuat dalam menyediakan akses kerja yang adil dan layak bagi warganya. Termasuk melalui layanan pembuatan Kartu AK-1 (kartu kuning) yang juga akan tersedia di lokasi kegiatan.

Tidak hanya memberi manfaat sosial, kegiatan ini juga berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), lewat pemotongan pajak tenaga kerja dan perusahaan seperti PPh 21, 25, dan 29 yang disalurkan melalui Dana Bagi Hasil (DBH), Pemerintah Kota Kendari tercatat menerima Rp23,58 miliar pada tahun 2024.

“Saya berharap kegiatan ini bisa menjadi inovasi berkelanjutan. Pertama di Kota Kendari, bahkan mungkin di Indonesia, yang benar-benar mengonversi pencari kerja menjadi tenaga kerja produktif, sekaligus menurunkan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan warga,” lanjutnya.

Untuk memastikan transparansi dan menghindari praktik kecurangan, Disnakerperind menggandeng Irban Investigasi Inspektorat Kota Kendari dalam mengawasi proses rekrutmen selama bursa kerja. Masyarakat juga didorong aktif melapor jika menemukan indikasi suap atau pungli melalui platform laporapip.com.

“Kami membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat. Tidak ada ruang untuk gratifikasi atau calo. Jika ada kecurangan, laporkan. Kami siap menindaklanjuti,” tegasnya.

Diketahui, peserta pelatihan yang akan diikutkan dalam bursa kerja telah melalui tahapan seleksi ketat, termasuk tes kompetensi, wawancara, dan verifikasi bebas dari jeratan judi online serta pinjaman online.

“Mereka kini siap disalurkan ke perusahaan yang telah bermitra dengan Disnakerperind untuk berkontribusi langsung dalam roda ekonomi Kota Kendari. ” Tutupnya (Ariani).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *